Teknologi Penampungan Air Hujan Menggunakan Biopori bagi Masyarakat Desa Kedamean Kabupaten Gresik

Authors

  • Citto Pacama Fajrinia
  • Miguel Felix Wijaya Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Sa’iyd Husayn Ahmadi

DOI:

https://doi.org/10.33005/jaksi.v1i2.11

Keywords:

Biopori, penampungan air hujan, konservasi air, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Pengelolaan sumber daya air berkelanjutan menjadi tantangan utama di pedesaan, termasuk Desa Kedamean, Gresik, yang mengalami keterbatasan air bersih saat kemarau. Teknologi biopori hadir sebagai solusi sederhana, terjangkau, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan ketersediaan air tanah serta mengurangi risiko banjir. Biopori merupakan lubang vertikal berisi bahan organik yang berfungsi sebagai saluran resapan air sekaligus memperbaiki kesuburan tanah. Kegiatan pengabdian mencakup sosialisasi, pelatihan, pembuatan biopori bersama, serta monitoring. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat, penyerapan air tanah, pengurangan banjir dan erosi, serta kesuburan tanah. Masyarakat juga lebih aktif memelihara biopori. Teknologi ini terbukti efektif sebagai metode konservasi air dan pemberdayaan masyarakat. Rekomendasi meliputi dukungan pemerintah, pelatihan lanjutan, dan pengembangan teknologi. Dengan demikian, biopori dapat menjadi model pengelolaan air berkelanjutan di pedesaan.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Fajrinia, C. P., Wijaya, M. F., & Ahmadi, S. H. (2025). Teknologi Penampungan Air Hujan Menggunakan Biopori bagi Masyarakat Desa Kedamean Kabupaten Gresik. Jurnal Abdi Karya Sipil, 1(2). https://doi.org/10.33005/jaksi.v1i2.11

Issue

Section

Articles