Pemberdayaan Kelompok Wanita Pensiunan di Kawasan Desa Panggul, Trenggalek Melalui Pelatihan Hidroponik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Authors

  • Rizky Tri Amalia UPN "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.33005/jaksi.v1i2.10

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Artikel ini membahas pelaksanaan program pemberdayaan kelompok wanita pensiunan di Desa Panggul, Trenggalek, melalui pelatihan hidroponik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya tanaman secara hidroponik, yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta potensi peningkatan pendapatan dari hasil pertanian hidroponik. Diskusi dalam artikel ini menekankan pentingnya keberlanjutan program dan dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan ketahanan pangan.

References

Arifin, B. (2021). Peran Gender dalam Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 39(1), 1–16.

Ellen MacArthur Foundation. (2019). Circular Economy in Rural Communities. EMF Case Study Series.

Fatimah, S. (2022). Pemberdayaan Perempuan Pensiunan melalui Kewirausahaan Sosial.

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(1), 45–60.

FAO. (2019). Sustainable Agricultural Training for Rural Women. FAO Technical Report.

FAO. (2020). Rural Women’s Empowerment and Agricultural Training Programs. FAO Gender Policy Report.

Jensen, M. H. (1997). Hydroponics. HortScience, 32(6), 1018–1021.

Nurjanah, S., & Hidayat, A. (2020). Hidroponik Skala Rumah Tangga: Dampak terhadap Ketahanan Pangan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 378–387.

Octavia, L. et al. (2021). Mental Health Benefits of Productive Aging for Retired Women.

Journal of Aging and Health, 33(5), 387–401.

Pratiwi, R. et al. (2022). Experiential Learning Model for Agricultural Innovation Adoption. Journal of Rural Studies, 89, 231–239.

Resh, H. M. (2013). Hydroponic Food Production. CRC Press. (Buku Referensi Internasional).

Saliem, H. P., & Ariani, M. (2019). Ketahanan Pangan: Situasi, Permasalahan, Kebijakan, dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(1), 1–12.

Saputra, A. S. et al. (2022). Digitalisasi Pemasaran Produk Pertanian Perdesaan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 20(1), 33–45.

Suryana, A. (2021). Peningkatan Kemandirian Ekonomi Perempuan melalui Pelatihan Hidroponik. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 123–135.

UNEP. (2022). Water-Efficient Agriculture in Southeast Asia. United Nations Environment Programme.

Wahyuni, S. et al. (2021). Analisis Potensi Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek. Jurnal Agritech, 41(2), 134–145.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Amalia, R. T. (2025). Pemberdayaan Kelompok Wanita Pensiunan di Kawasan Desa Panggul, Trenggalek Melalui Pelatihan Hidroponik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Abdi Karya Sipil, 1(2). https://doi.org/10.33005/jaksi.v1i2.10

Issue

Section

Articles